Kilasan NDP

Nilai Dasar Perjuangan adalah sebuah landasan filosofis dan ideologis sekaligus sebagai spirit perjuangan dari organisasi sehingga setiap kader HMI harus mampu memahami nilai dasar perjuangan bukan hanya pada tataran yang formal tapi juga secara substansial sehingga tidak ada kontradiksi pada tataran konsep dan taktis melainkan sebuah keserasian antara landasan konseptual yang diterjemahkan pada wilayah starategis dan kebijakan yang taktis atau operasional. Lanjutkan membaca

Kajian Komisariat HMI FISIP UNS

Pada hari Kamis 7 Mei 2009 pukul 16.00, bertempat di Komisariat HMI FISIP UNS, bidang KPU telah mengadakan kajian keagamaan yang bersifat rutin. Pembicara dalam kajian ini adalah Ketua Umum Komisariat HMI FISIP UNS, Ahmad Dhafir. Dalam kajian tersebut membahas tentang doa. Terkadang, apa yang diinginkan oleh kita tidak selalu kita dapatkan karena Allah tidak selalu memberi apa yang kita harapkan. Tapi dibalik itu semua, pasti akan ada yang terbaik untuk kita. Oleh karena itu, doa kita juga harus diiringi dengan ikhtiar. Dengan ikhtiar berarti kita mencoba untuk merubah takdir. Pada intinya, semua tergantung dari apa yang telah dan yang akan kita lakukan. Demikian intisari dari kajian KPU dan diakhir acara kajian, acara dilanjutkan dengan tadarus Al-Quran.

ASISKA RIVIYASTUTI: “Banyak organisasi, banyak pengalaman”

Bagi teman-teman yang aktif mengembangkan diri dalam berorganisasi, pasti tidak asing dengan sosok Asiska Riviyastuti, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP UNS angkatan 2006. Gadis berjilbab yang akrab dipanggil Siska ini merupakan salah satu dari sekian mahasiswi berprestasi yang aktif menggali ilmu dengan berorganisasi.

Dalam lingkungan intern UNS sendiri, mahasiswi asal Sragen ini telah menyumbangkan dedikasinya pada dua organisasi, yakni Himpunan Mahasiswa Komunikasi (Himakom) dan Dewan Mahasiswa (Dema) FISIP UNS. Tak tanggung-tanggung, kursi ketua komisi budgeter ia raih di organisasi Dema. “Pada pergantian pengurus Himakom tahun 2008-2009 ini, saya ikut mencalonkan diri sebagai ketua, tetapi tidak terpilih,” paparnya. Tak ada akar, rotan pun jadi. Di kepengurusan baru ini, jabatan sebagai sekretaris umum pun siap menantinya untuk melakukan perubahan kearah yang baik.

Namun, posisi strategis yang ia capai dalam kedua organisasi tersebut, tak membuatnya merasa cukup akan rasa hausnya belajar berorganisasi. Di lingkungan ekstern, ia mengaku ikut berpartisipasi aktif dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai wakil sekretaris umum bidang perguruan tinggi dan kemahasiswaan.

Dari sekian banyak organisasi yang saya ikuti, alhamdulillah semuanya tidak mengganggu kuliah,” kata gadis yang mengidolakan Nabi Muhammad SAW tersebut. “Dengan mengikuti berbagai organisasi, saya mendapat banyak pengalaman berharga, ilmu, teman-teman yang selalu memberikan motivasi,” tambahnya.

Bagi teman-teman yang hobi maupun yang ingin aktif berorganisasi, Siska mempunyai beberapa saran untuk membagi waktu antara berorganisasi dan kuliah. “Agar bisa menjalankan kegiatan secara proporsional, saya menerapkan cara prioritas. Saya lebih mengutamakan kepentingan pada kegiatan dimana posisi saya dalam kegiatan tersebut sangat strategis dan vital,” terangnya.

Aku Adalah Aku

Aku adalah aku

Takkan pernah ada yang seperti diriku

Aku adalah angan-angan dan mimpi-mimpi

Aku seperti cahaya, cinta, dan harapan.

Pelukan, dan kadang air mata.

Akulah kata-kata cinta.

Aku juga sapuan biru, hijau, merah, kuning, ungu, jingga, dan warna-warna lain.

Aku adalah langit, laut, dan tanah.

Aku bisa mempercayai, tapi juga bisa merasa takut.

Aku bersembunyi tapi tidak menutup-nutupi apapuni

Aku bebas.

Aku adalah seorang yang menjelang dewasa.

Aku adalah diriku dan aku menerimanaya dnean senang.

(Soup)

Untuk sebuah inspirasi

Tentang Selembar Pamplet

by: Qurrota A’yunin Rusal

Pamplet adalah benda yang paling mudah ditemukan dimanapun kita berada. baik di jalan, digedung, dan tentunya di banyak tempat. Kata semua tempat kurang tepat digunakan, karna mungkin sebagian akan protes karna mereka akan susah/tidak menemukan benda ini di laut, di hutan, di gurun dll.

Ada banyak ragam dan rupanya, serta dengan berbagai bentuk ukuran, ada yang besar dan ada yang kecil. Fungsinya dalam menyampaiakan informasi menjadi berharga bagi kehidupan manusia. Tetapi nasibnya tak selalu di atas kadang dia menjadi musuh karna merusak kecantikan jalan dan bangunan akibat penempatannya yang sembarangan, ya….meski bukan kesalahannya bukan?

Tentang sebuah pamplet adalah salah satu awalan, dimana saya ingin menulis tentang seberapa besar perasaan akan nasib organisasi yang kucintai. Dari sebuah perasaan yang serasa menghantam hati, membuka keran air mata dan mengobarkan semangat dan selalu mengusik pemikiranku saat berjalan di lorong-lorong bangunan kampus, kantin dan banyak tempat yang lain. Sebuah perasaan yang timbul tanpa kusadari dan menimbulkan pertanyaan besar, Kenapa harus Pamplet?????

Lanjutkan membaca

SALES POLITIK

Oleh: Eko Setiawan*

Angin surga demokrasi yang berhembus di Indonesia satu dekade terakhir memang membuka jalan bagi siapapun yang ingin terjun bidang politik. Setelah tren para pengusaha yang banting stir menjadi penguasa, nampaknya sekarang giliran para artis yang merambah dunia yang katanya penuh lumpur ini. Di Indonesia, fenomena ini agaknya mulai marak setelah reformasi bergulir. Sebut saja Adjie Massaid atau Angelina Sondakh yang berhasil merebut kursi wakil rakyat. Lanjutkan membaca